Minggu, 23 November 2008

MISTERI ORANG PENDEK


Cerita mengenai orang pendek, makhluk sperti kera yang berjalan tegak di Taman Nasional Kerinci Seblat, sudah sering terdengar. namun sampai saat ini bukti keberadaan makhluk tersebut masih menjadi misteri.
Adam Davies dan Andrew sanderson dari Inggris melakukan penjelajahan untuk mencari keberadaan orang pendek di hutan-hutan sumatera, dimana tiga tahun lalu mereka menemukan jejak kaki dan helai-helai rambut yang telah dianalisa oleh ilmuwan ternyata berasal dari spesies asing yang belum diketahui.


Cerita tentang orang pendek pertama kali ditemukan dalam catatan perjalanan penjelajah Marcopolo tahun 1292 pada saat ia berpeluang di Asia. Walau diyakini keberadaannya oleh penduduk setempat, makhluk ini dipandang hanya sebagai mitos oleh para ilmuwan, seperti halnya Yeti dihimalaya dan Monster Loch Ness.

Menurut beberapa saksi, orang pendek diduga masih kerabat dari orang utan, berukuran 1,5 meter dan berjalan tegak seperti manusia. kebanyakan para saksi yang pernah melihatnya menjumpai makhluk orang pendek disekitar Gunung tujuh dan Gunung Kerinci di Sumatera, dimana Davies dan Sanderson menemukan jejak tahun 2001.

Jejak kaki dan dua rambut berwarna merah cokelat itu dianalisa oleh dr. hans Brunner, dan disebutkan berasal dari spesies yang belum diketahui, Hal ini makin menguatkan perkiraan mengenai keberadaan orang pendek. "Saat ini kami ingin memperoleh bukti yang lebih kuat dengan merekamnya" kata Davies. "Pencarian ini mungkin akan sulit karena wilayah yang sangat luas, namun kami memutuskan untuk terus mencarinya".

Apabila benar ada, maka penemuan orang pendek ini pastilah bakal menggemparkan dunia, sama halnya bila seseorang berhasil menemukan Yeti di Himalaya. Meski begitu, sekali lagi bila benar ada, maka masa depan makhluk-makhluk ini sepertinya bakal suram karena ancaman penebangan liar yang merusak habitat hutan Sumatera.

Oleh sebab itu, davies dan Sanderson berharap berharap bukti keberadaan orang pendek akan menarik perhatian dunia untuk melindungi wilayah dan makhluk ini. "Merekamnya dalam film akan menarik perhatian orang-orang, ini penting karena wilayah mereka terancam rusak oleh pembukaan hutan".

Perlu diketahui, pencarian orang pendek ini adalah salah satu ekspedisi perburuan makhluk mitos yang mereka lakukan, tahun lalu keduanya mencari Allghoi Khorkhoi, cacing mematikan Mongolia digurun Gobi. pencarian yang mereka lakukan tidak membuahkan hasil, malahan mereka ditangkap karena disangka mata-mata.

Sebelumnya, tahun 1998 dan tahun 2000 mereka mencari Mokele M'embe, makhluk ini serupa dinosaurus yang sering diceritakan masih ada di Kongo, usaha inipun sia-sia bahkan hampir merenggut nyawa keduanya karena saat itu sedang berlangsung perang.

"Mudah sekali menyebut kami sebagai orang kurang waras" kata Davies, "Oleh karenanya kami sangat berhati-hati, sehingga apapun yang kami temukan akan dianalisa secara independen oleh para ilmuwan" (bbc.co.uk/wsn)

Berikut beberapa versi foto orang pendek yang lain :

Tidak ada komentar: